Jagung manis rebus...
Pasti semua
pernah makan, apalagi sekarang lagi musim JaSuKe singkatan dari Jagung Susu
Keju. Jagung rebus yang sudah di pipil kemudian dicampur dengan susu
kental/cream dan tambahan parutan keju. Di sajikan hangat ehm....pasti banyak
yang suka
Pernah suatu
hari saya bersama istri, dolan ke mall di daerah Hayam Wuruk, Surabaya. Sang istri
melihat display JaSuKe yang begitu menggoda...selanjutnya terserah anda #ngaco
Disitu ada
dua macam ukuran yang di jual, ukuran standart dan ekstra besar. Untuk ukuran
standard; tinggi 7cm dan diameter 5cm di banderol dengan harga 13 k dan untuk
ukuran ekstra besar 17 k. Kami putuskan untuk mencoba beli yang ukuran standard
dulu, sembari menyajikan saya iseng bertanya kepada mbak penjualnya;
“ehm...ini
jagungnya import ya mbak?!” Tanya saya singkat
“iya mas,
jagung import...lebih enak dari jagung lokal” jawabnya menjelaskan.
“hekk....serius
mbak?!” kaget juga saya denger penjelasan mbak penjual jagung tadi.
Ketika mbak
penjual tersebut mengembalikan kemasan jagung yang masih belum direbus, ke lemari pendingin sengaja saya meminta untuk
melihat kemasan tersebut.....dan hiyakkkk benar. Jagung tersebut di impor dari negara
tetangga Malaysia....hedew....makin nggak selera saya untuk mencicipinya.
Yang ada
dalam pikiran saya kenapa Negara tercinta Republik Indonesia sampai import
jagung??
“...orang bilang tanah
kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman...” – KoesPlus
Jadi sekilas
teringat akan lagu tersebut yang popular pada jamannya, kemana hasil bumi para
petani negeri ini??
Apa para
petani kita tidak bisa menanam jagung dengan hasil yang enak seperti promosi
mbak penjual JaSuKe tadi??
Saya makin
bertekad untuk lebih menanamkan rasa cinta dan bangga dengan hasil karya orang”
pribumi kepada anak” saya...
Dan komentar
istri saya; “ ehm..iya enak jagungnya, manis...” #secara makannya sambil liat ke saya
Mulai sekarang
mari kita bersama-sama lebih menghargai dan mencintai hasil karya, hasil bumi
Negara Kesatuan Republik Indonesia ini...
Sekian
dan Terima kasih...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar